Angkat Potensi Kapuas Hulu, BPPBIH Gagas Kerjasama Litbang Budidaya Ikan Hias

Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias (BPPBIH) bersama
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menggagas kerjasama litbang budidaya ikan
hias, Selasa, 15 April 2014. Sebagai satu-satunya institusi litbang ikan hias di Indonesia, BPPBIH mencoba mengangkat potensi Kabupaten Kapuas Hulu melalui kegiatan penelitian dan pengembangan budidaya komoditas ikan hias lokalnya. Sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan, Balai Litbang Budidaya Ikan Hias coba mengarahkan Kabupaten Kapuas Hulu pada pengembangan potensi ikan hias air tawarnya. Melalui pelaksanaan litbang bersama, diharapkan berbagai komoditas ikan hias lokal Kabupaten Kapuas Hulu dapat dibudidayakan sehingga bisa meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi masyarakat”, ungkap Drs. I Wayan Subamia, M.Si selaku Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias.

Untuk mewujudkan harapan di atas, kerjasama litbang budidaya ikan hias tersebut selanjutnya
dituangkan dalam penandatanganan suatu Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Penelitian dan
Pengembangan Perikanan Budidaya (P4B) selaku induk organisasi BPPBIH dengan Dinas Perikanan
Kabupaten Kapuas Hulu selaku institusi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan
Barat.
Bertempat di Aula Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar (BPPBAT) Bogor, dokumen
Perjanjian Kerja Sama tersebut ditandatangani Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan
Budidaya, Dr. Ir. Tri Heru Prihadi, M.Sc, Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu, Ir.
Rismawati, serta diketahui oleh Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Dr. Ir. Aryo Hanggono, DEA, dan Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, A.M. Nasir, S.H. Acara dibuka kepala P4B dilanjutkan sambutan dari Bupati Kapuas Hulu dan Sekretaris Badan Litbang Kelautan dan Perikanan. Dalam sambutannya, Bupati memaparkan potensi perikanan daerah Kapuas
Hulu serta tindak lanjut untuk pengembangannya. Selain potensi perikanan, Bapak A.M. Nasir, S.H.
selanjutnya menyampaikan bahwa prospek serta pasar menjadi kebijakan penting yang juga perlu
dipikirkan.

Peserta dan tamu undangan yang hadir dalam acara penandatanganan PKS antara lain terdiri dari Komisi Litbang Perikanan Budidaya, Dr. Ir. Endhay Kusnendar, MS, Kepala dan Pejabat Struktural Balai
Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias, Kepala dan Pejabat Struktural Balai Penelitian dan
Pengembangan Budidaya Air Tawar, Pejabat Struktural Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan
Budidaya, Pejabat Struktural Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu, serta para Peneliti lingkup BPPBIH dan BPPBAT

Sebagai kegiatan awal, komoditas ikan hias lokal yang menjadi objek kerjasama litbang antara Balai
Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu,
Kalimantan Barat adalah ikan hias Ringau (Datnioides microlepis). “Dalam perdagangan ikan hias, ikan ringau merupakan komoditas ekonomi penting. Berdasarkan analisis komoditas yang dilakukan BPPBIH, ikan ini menempati urutan kedua setelah botia sebagai pilihan komoditas riset ikan hias asli Indonesia”, ungkap Darti Satyani selaku ketua tim penelitian ikan Ringau. ” Seiring eksploitasi serta kerusakan habitat yang berlangsung, di alam ikan Ringau kini semakin sulit ditemukan”, sambung peneliti senior BPPBIH ini.

Kondisi serupa diungkapkan Ir. Rismawati selaku Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu
saat ditemui di sela-sela acara penandatanganan PKS. “Dulu di Kapuas Hulu ikan ringau mudah diperoleh tapi kini sulit”. Ibu yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas ini selanjutnya menambahkan bahwa “Dengan kerjasama yang digagas ini semoga ikan hias lokal Kabupaten Kapuas Hulu yang mengalami kondisi serupa dapat dibudidayakan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat lokal”. Selain ikan hias lokal Kapuas Hulu, komoditas lainnya yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama litbang yang berlaku tiga (3) tahun sejak ditandatangani masing-masing pihak ini berasal dari komoditas ikan konsumsi air tawar lokal yang akan dilakukan dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar Bogor.

Sekitar pukul 10.30 WIB, acara penandatanganan PKS ditutup oleh kunjungan rombongan Bupati dan
para Pejabat Struktural Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu ke Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias

Selengkapnya klik disini…>>>>>>>

Sumber :

Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias, Depok

Leave a Reply