Belitung Timur Targetkan Ikan Hias sebagai Komoditas Unggulan

Resmikan Hatchery, Belitung Timur Targetkan Ikan Hias sebagai Komoditas Unggulan

Mempaya – Wakil Bupati Kabupaten Belitung Timur, Zarkani, resmikan hatchery ikan hias milik Balai Budidaya Ikan Air Tawar Mempaya, Senin, 19 Mei 2014. Upaya ini dilakukan sebagai tindak lanjut kerjasama yang diusung Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias (BPPBIH) dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Timur tentang penerapan dan pengembangan teknologi budidaya ikan hias, khususnya botia (Chromobotia macracanthus) dan arwana (Scleropages sp.). Sebelumnya, berbagai persiapan dilakukan mulai dari pembuatan sarana prasarana (sarpras) budidaya, penguatan keahlian sumberdaya manusia (SDM), hingga inventarisasi potensi lokal perikanan dan kelautan Belitung Timur.

&ldquo~Sejak penandatanganan perjanjian kerjasama pada 22 April 2013 di Jakarta, pendampingan dilakukan Tim BPPBIH pada pembuatan sarpras budidaya mulai dari tempat pengelolaan induk, pemijahan, perawatan larva, perawatan benih, dan perawatan calon induk. Selain itu, pendampingan juga diarahkan pada penguatan keahlian SDM serta inventarisasi berbagai potensi perikanan dan kelautan Belitung Timur”, ujar Dr. Ir. Tri Heru Prihadi, M.Sc selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya (P4B).

Acara peresmian dimulai oleh laporan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Timur, Ferizal, S.IP, laporan tim diseminasi ikan hias, Dr. Wartono Hadie, sambutan Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Achmad Poernomo, M.APP.Sc, dilanjutkan sambutan sekaligus peresmian hatchery ikan hias oleh Wakil Bupati.

Selain peresmian hatchery ikan hias, acara yang bertempat di Balai Budidaya Ikan Air Tawar milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Timur ini dilanjutkan oleh pemaparan potensi karang dan ikan hias air laut Kabupaten Belitung Timur. &ldquo~Berdasarkan hasil survey yang dilakukan di 9 pulau di kawasan Belitung Timur, diketahui terdapat sebanyak 40 spesies karang hias dengan kondisi penutupan sebesar diatas 50% serta 8 spesies ikan hias laut. Dengan kuota produksi alami yang diberlakukan, budidaya karang hias menjadi upaya alternatif produksi yang ramah lingkungan“, tegas Dr. Ofri Johan selaku Tim Teknis BPPBIH.

Tamu dan undangan yang hadir dalam acara peresmian hatchery terdiri atas kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN), dinas dan instansi terkait, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMINDA), Camat se-Belitung Timur, Kepala Desa terkait, Tim dari Balitbang KP, P4B, Kepala BPPBIH, Drs. I Wayan Subamia, M.Si, dan Tim diseminasi BPPBIH.

Kegiatan diakhiri oleh peninjauan fasilitas Balai Budidaya Ikan Air Tawar dan pengembangan budidaya lainnya. Sebagai penutup, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Timur, Ferizal, S.IP, berharap bahwa dengan dibangunnya hatchery ikan hias, Negeri Sejuta Pelangi&rdquo~ ini dapat menjadi salah satu pemasok produksi ikan hias Indonesia. 

 

Sumber :

BPPBIH Depok

Leave a Reply