SIARAN PERS : KKP Hasilkan Strain Baru Lele Unggul

Siaran Pers

No. 76/PDSI/HM.310/VII/2014

 

KKP Hasilkan Strain Baru Lele Unggul

    Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengembangkan strain baru ikan unggul. Untuk perbaikan mutu genetis, KKP melalui Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi kembali menghasilkan lele unggul. Lele generasi ketiga ini atau G3, pertumbuhan bobotnya bisa meningkat hingga 40,32% dibandingkan jenis lele sebelumnya. Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo, pada safari Ramadhan 2014 di Sukamandi, Subang, Jawa Barat, Kamis (3/7).

   Sharif menjelaskan, berdasarkan karakterisasi dan pengujian yang dilakukan sejak tahun 2010, lele G3 mempunyai banyak keunggulan. Diantaranya, lama pemeliharaannya lebih singkat dibanding benih lokal. Terbukti pada saat pemanenan tahap pembesaran untuk mencapai ukuran konsumsi (6-9 ekor/kg) berkisar 45 hingga 50 hari dari ukuran benih tebar 5-7 cm dan 7-9 cm. Keseragaman ukurannya relatif tinggi, hasil pemanenan benih siap jual pada tahap pembenihan dan pendederan dalam satu waktu berkisar 70-90% dibandingkan benih lokal yang berkisar 50-70%. “Daya tahan lele G3 terhadap penyakit relatif tinggi. Seperti serangan  infeksi parasit Trichodina sp, Dactylogyrus sp dan Gyrodactylus sp serta bakteri Aeromonas hydrophila dan Flavobacterium columnare tanpa pengobatan menggunakan antibiotik masih berkisar 60-90%,” jelas Sharif.

   Keunggulan lain, tambah Sharif, daya tahan lele G3 terhadap lingkungan relatif tinggi. Dimana sintasan pada tahap pembenihan, pendederan dan pembesaran uji multilokasi sekitar 10-20% lebih tinggi dibanding benih lokal. Daya tahan lele G3 terhadap stress juga relatif tinggi. Termasuk respon pakan bagus, meskipun pasca penanganan/handling  dilakukan di jaring, grading/sortir, baru ditebar. “Feed Conversion Ratio (FCR) lele G3 juga relatif bagus, pada tahap pendederan berkisar 0,5-0,7 dan pada tahap pembesaran berkisar 0,9-1,0,” papar Sharif.

   Menurut Sharif, penelitian lele G3 dimulai tahun 2010 dengan koleksi, karakterisasi dan evaluasi populasi-populasi induk pembentuk. Penelitian dilanjutkan dengan pembentukan populasi dasar sintetis tahun 2011 dan pembentukan populasi generasi pertama (G1 = first generation) pada tahun 2012.  Pembentukan populasi generasi kedua (G2 = second generation) pada tahun 2013 serta pembentukan populasi generasi ketiga (G3 = third generation) pada tahun 2014. “Benih populasi ikan lele tumbuh cepat, G3 merupakan kandidat baru strain ikan lele unggul yang perlu segera dipersiapkan untuk didistribusikan kepada para pembudidaya. Program ini sebagai upaya KKP untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan lele nasional,” tambahnya.

 
Narasumber :
 
1. Achmad Poernomo
    Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan
 
2. Anang Noegroho
    Plt. Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi
 
Link Sumber  : http://kkp.go.id/index.php/arsip/c/10744/KKP-Hasilkan-Strain-Baru-Lele-Unggul/
 

Leave a Reply