MANTAPKAN PERJANJIAN KERJASAMA, BALITBANGDIAS & DINAS KP BELITUNG TIMUR LAKUKAN MONEV BERSAMA

22monev-beltim

MANTAPKAN PERJANJIAN KERJASAMA, BALITBANGDIAS &amp~ DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN BELITUNG TIMUR LAKUKAN MONEV BERSAMA

 

DEPOK,&nbsp~ 15 Oktober 2014. Dalam rangka memantapkan kinerja kedua institusi, Balitbangdias lakukan monitoring dan evaluasi dengan mengundang Dinas Kelautan dan Perikanan Belitung Timur dengan melihat kinerja sesuai&nbsp~ PKS (perjanjian Kerjasama) yang telah ditandatangani di tahun 2014. Rapat dipimpin oleh Kepala Balai Litbang Budidaya Ikan Hias dan dihadiri oleh Ferizal, S.IP (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Belitung Timur), Kepala Bidang Budidaya DKP Beltim dan staf, serta Tim peneliti ikan hias laut: &nbsp~Drs. Agus Priyadi, Dr. Ofri Johan, Dr. Wartono Hadi, Nur Hidayat., M.Si, dan Rendy Ginanjar, M.Sc. Beberapa catatan penting terkait dengan monitoring dan evaluasi sebagai berikut: 1) Aplikasi teknologi budidaya dengan sistim &nbsp~resirkulasi untuk ikan hias botia (PKS): jumlah benih ikan hias botia 8.000 ekor kini berumur 5 bulan ( SR 40%) dan untuk jumlah indukan botia 30 ekor (SR 100%), ini didukung pemberian pakan bloodworm 40 kg/bulan dan rencana akan dilakukan pengiriman indukan hingga 100 ekor, untuk lebih meningkatkan produksi. Selanjutnya ditargetkan di akhir &nbsp~tahun 2014 sudah dapat dilakuan ekspor perdana. 2) Survey potensi dan identifikasi SDI hias laut dan karang hias laut (kerjasama riset): telah dihasilkan data base inventarisasi 61 genus karang hias laut dan beberapa jenis ikan hias laut yang potensial.

 

Tindak lanjut monitoring dan evaluasiuntuk mendukung output yang dihasikan sesuai Perjanjian kerjasama yaitu:

  • Pada tanggal 23 November 2014, akan diselenggarakan showcase aplikasi budidaya kerapu di Dinas Kelautan dan Perikanan Beltim yang dihadiri Kepala Badan Litbang KP, Dirjen P2HP serta Kepala Puslitbang PB. Pada kesempatan tersebut sekaligus dibuka pelatihan penyegaran teknologi budidaya ikan hias botia dengan sistim resirkulasi untuk 4 Pokdakan, sekitar 50 peserta (kandidat penerima teknologi)
  • Aplikasi teknologi budidaya untuk ikan hias arwana dan balashark akan dilakukan d tahun 2015, dengan persiapannya harus sudah dilakukan di tahun 2014.
  • Meninjau kembali PKS (Perjanjian Kerjasama) yang telah ditanda tangani, terkait dengan ruang lingkup tidak hanya&nbsp~ ikan hias tawar akan tetapi komoditas ikan hias laut dan karang hias.
  • Pembuatan masterplan pengembangan budidaya ikan hias laut dan karang hias di Belitung Timur, khususnya Pulau Memperak dengan konsep ekowisata &nbsp~di tahun 2015, sebagai bentuk tindak lanjut rintisan kegiatan inventarisasi ikan hias laut dan karang hias tahun 2014.

 

 

 

 

Sumber:

Anjang Bangun Prasetio, MP., Hp.&nbsp~ 085215998045 (Kepala BPPBIH)

 

Sub. Bid. Dokumentasi dan Kepustakaan

Puslitbang Perikanan Budidaya

 

 

 

Leave a Reply