Siaran Pers : WORKSHOP DAN FOCUS GROUP DISCUSSION PAKAN MANDIRI

58FGD_web

Bogor, 23 Februari 2015. Kebijakan KKP menjadi bangsa mandiri dalam bidang pangan dengan program ketahanan pangan khususnya melalui bidang perikanan budidaya perlu didukung dengan penyediaan pakan yang ekonomis mengingat biaya pakan merupakan 60-70% biaya produksi budidaya suatu komoditas. Estimasi Target produksi peikanan budidaya pada tahun 2015 adalah sebesar 16,9 juta ton, maka kebutuhan pakan ikan/udang nasional yang diperlukan sebanyak 9,27 juta ton. Setara dengan Rp. 92,7 Triliun suatu nilai yang cukup fantastis (harga pakan dirata-ratakan 10.000/kg).

Salah satu alternatif untuk penyediaan pakan yang ekonomis adalah melalui teknologi pakan mandiri yang utamanya diperuntukan bagi pembudidaya ikan air tawar pada skala kecil dan menengah. Komoditas ikan air tawar yang dijadikan sasaran target adalah ikan nila, patin, lele, mas dan gurame. Hampir setengah kebutuhan pakan ikan/udang nasional yaitu 4,54 juta ton adalah untuk pasokan pakan komoditas air tawar. Diharapkan dengan teknologi pakan mandiri ini kontribusi biaya pakan dalam budidaya ikan dapat ditekan hingga dibawah 50%.

Untuk mewujudkan keberhasilan dari program ini maka diperlukan dukungan dari seluruh seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan baik secara langsung maupun tidak dengan perkembangan perikanan budidaya. Untuk itu informasi dasar, konsep atau cetak biru tentang arah, sasaran, strategi dan rencana aksi dari kegiatan ini diharapkan dapat dirumuskan secara komprehensif melalui workshop dan FGD pakan mandiri yang dihadiri para pemangku kepentingan.

Tema yang diusung dalam pertemuan ini adalah : “Pengembangan Teknologi Pakan Mandiri untuk Mendukung Produksi Perikanan Budidaya yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”. Sasaran workshop dan FGD :  mendapatkan konsep dan action plan pengembangan pakan mandiri

Pemrasaran terdiri dari:

  1. Pemangku kebijakan di bidang teknis yaitu dari  Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, yang akan menyampaikan tentang “Gerakan Pakan Ikan Mandiri (GERPARI)”         
  2. Peneliti di bidang nutrisi dan pakan ikan dari Badan Penelitan dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, yang akan menyampaikan tentang “Peluang dan tantangan pengembangan pakan mandiri”
  3. Sektor swasta yang diwakili oleh GPMT, yang akan menyampaikan tentang “Kebutuhan pakan ikan/udang nasional dan sumber bahan bakunya
  4. Perguruan Tinggi yang diwakili oleh Institut Pertanian Bogor, yang akan menyampaikan tentang “Strategi pengembangan pakan mandiri menuju kedaulatan pakan ikan”

 

Peserta pada pertemuan ini antara lain:

  1. Pejabat di lingkungan KKP antara lain dari Balitbang KP, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, dan Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP)
  2. Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI)
  3. Asosiasi Produsen Pakan Indonesia (GPMT)
  4. Asosiasi Budidaya Ikan Laut Indonesia (ABILINDO)
  5. Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan (AP5I)
  6. Perguruan Tinggi (IPB, UNPAD, Universitas Borneo)
  7. Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat
  8. Peneliti dan perekayasa KKP
  9. BPPT

Pada akhir kegiatan akan dilakukan Focus Group Discussion yang nantinya diharapkan didapatkan output berupa rekomendasi kebijakan tentang arah kebijakan di bidang pakan ikan menuju kedaulatan pangan. Rekomendasi kebijakan ini nantinya akan disampaikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan.

 

Bidang Pelayanan Teknis

Puslitbang Perikanan Budidaya

Leave a Reply