Update : Edaran Pelaksanaan Forum Inovasi Teknologi Akuakultur (FITA)

FORUM INOVASI TEKNOLOGI AKUAKULTUR VII

Bogor, 8-9 Juni 2015

 39Fita-2015

Sektor kelautan dan perikanan memegang peranan penting dalam pencapaian kedaulatan pangan di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menetapkan visinya yaitu pembangunan kelautan dan perikanan adalah pembangunan kelautan dan perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. Upaya pencapaian visi ini dilakukan melalui peningkatan produksi dan produktivitas usaha kelautan dan perikanan, berkembangnya diversifikasi dan pangsa pasar produk hasil kelautan dan perikanan, dan terwujudnya pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.

Keterlibatan litbang dalam mendukung tercapainya visi KKP sangat penting. Aspek pengembangan dan inovasi teknologi akuakultur sebagai salah satu tulang punggung pencapaian target produsen perikanan terbesar di dunia dituntut meyediakan teknologi yang inovatif, tepat guna, efektif dan mudah diterapkan oleh stakeholders yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam sistem produksi akuakultur. Salah satu upaya untuk merealisasikan tantangan tersebut dan dalam rangka mempercepat pertumbuhan produksi akuakultur di Indonesia, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya akan mengadakan FORUM INOVASI TEKNOLOGI AKUAKULTUR (FITA). Tema FITA 2015 adalah Inovasi Teknologi Akuakultur dalam Mendukung Kedaulatan Pangan dan PerikananLestari.

 

FITA 2015 bertujuan: (1) sebagai media untuk mendiseminasikan dan mensosialisasikan teknologi dan informasi akuakultur terkini, (2) ajang pertukaran informasi antara penghasil dan pengguna teknologi akuakultur di Indonesia, (3) memacu peneliti, perekayasa dan penghasil teknologi lainnya untuk melakukan inovasi teknologi di bidang akuakultur, serta (4) dapat menjadi akselerator bagi pembangunan akuakultur di Indonesia.

 

KEGIATAN

 

FITA 2015 terdiri atas tiga kegiatan yaitu:

  1. Plenary session berupa presentasi keynote speaker dari dalam dan luar negeri yang terkait dengan kebijakan pemerintahan baru di bidang akuakultur dan perkembangan teknologi terbaru di akuakultur.
  2. Temu bisnis antara para inovator dengan pengusaha
  3. Seminar oleh peneliti, perekayasa, akademisi, dan stakeholder lainnya yang terkait dengan multi aspek penelitian dan pengembangan IPTEK dan inovasi di bidang akuakultur.

 

Oleh karena itu, peneliti, perekayasa, akademisi, swasta dan stakeholder lainnya dapat berpartisipasi aktif sebagai penyaji presentasi oral, poster, dan partisipan pada kegiatan FITA 2015.

 

WAKTU DAN TEMPAT

Hari/Tanggal      : Senin – Selasa/ 8 – 9 Juni 2015

Tempat                                : IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Indonesia

 

TEMU BISNIS

FITA 2015 mengundang para pengusaha dan pengguna yang bergerak di bidang akuakultur untuk hadir pada showcase produk-produk hasil inovasi para peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan. Produk-produk yang akan ditampilkan antara lain :

  1. Induk/benih unggul (Ikan patin pasupati daging putih, ikan nila srikandi cepat tumbuh pada salinitas laut, udang galah GIMacro II cepat tumbuh, ikan lele mutiara cepat tumbuh, ikan lokal tor sor, ikan kerapu HiGRAB, dll).
  2. Vaksin (vaksin hydrovac untuk penyakit aeromonas, vaksin streptovac untuk penyakit streptococcus, vaksin mycoforty untuk penyakit borok pada gurame, vaksin IriVac untu penyakit iridovirus, dll)
  3. Probiotik (probiotik pato-aero untuk menekan bakteri patogen di perairan tawar, probiotik rica untuk meningkatkan kualitas air tambak, probiotik pakan, dlll)
  4. Pakan (pakan untuk memacu warna ikan hias)
  5. Lainnya (kit deteksi dini penyakit vibriosis pada udang, wahana pemijahan abalone, dll)

 

Pada temu bisnis ini pengusaha dan pengguna berkesempatan untuk mendapatkan informasi lebih jauh mengenai produk yang diminati dan menjajaki kerjasama untuk komersialisasi produk-produk hasil inovasi tersebut.

 

NARASUMBER

FITA 2015 menghadirkan narasumber dari luar dan dalam negeri yang akan menyajikan berbagai perkembangan di bidang akuakultur, baik dalam hal kebijakan pemerintahan baru maupun perkembangan terbaru di bidang IPTEK akuakultur. Narasumber yang dihadirkan antara lain:

 

1. Sjarief Widjaja, PhD, FRINA (Sekretaris Jenderal KKP)

2. Prof. Shunsuke Koshio (Kagoshima University)

3. Dr. Farshad Shishehchian (CEO Blue Aqua International)

4.Dr. Nurbambang Priyo Utomo (Institut Pertanian Bogor)

5. Prof.Dr. M. Zairin Jr. (Institut Pertanian Bogor)

6. Prof.Dr. Ketut Sugama (Puslitbang Perikanan Budidaya)

Link Artikel Lengkap Klik disini

Leave a Reply