EKSPOR PERDANA IKAN HIAS BOTIA

TARGETKAN EKSPOR, BELITUNG TIMUR KEMBANGKAN BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR DAN AIR LAUT

 

Belitung Timur,

             Kesuksesan pengembangan teknologi budidaya ikan hias Botia yang telah dilakukan dibawah kerjasama Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Timur,  Provinsi Bangka Belitung semakin dikukuhkan dengan dilakukannya ekspor perdana ikan hias Botia (Chromobotia macracanthus) pada Kamis 11 Juni 2015. Sebanyak 12.700 ekor benih ikan Botia berukuran 1,5-2 cm dilepas secara simbolis ke Eropa oleh Gubernur Bangka Belitung, Rustam Effendi, S.E. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara “Beltim Fish Festival” yang diadakan di Pantai Nyiur Melambai, Manggar, Kab. Belitung Timur dari tanggal 9 – 13 Juni 2015.

Kegiatan peresmian diawali dengan peninjauan kontes cupang Hias oleh Gubernur Bangka Belitung, Rustam Effendi SE serta Bupati Belitung Timur dr.Basuri Tjahaja Purnama M.Gizi, SpGK yang didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung Ir.Sarjulianto, Dipl.SE dan Kepala Dinas Belitung Timur Ferizal S.IP, serta beberapa perangkat SKPD Provinsi Bangka Belitung dan Kabupaten Belitung Timur. Selepas dari kontes, rombongan beranjak menuju galeri ikan hias air laut, galeri ini menjadi simbol akan kerjasama ikan hias dan karang hias laut yang telah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Belitung timur. Kemudian Gubernur Bangka Belitung beserta rombongan, melakukan peresmian dan pelepasan secara simbolis ekspor perdana ikan hias Botia yang ditandai dengan prosesi prosesi penaburan “Kesalan”. Menurut Rustam Effendi SE, “apresiasi positif patut diberikan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Belitung Timur karena telah mengembangkan ikan yang selama ini belum dilirik oleh masyarakat khususnya di Provinsi Bangka Belitung, oleh karena itu harus terus dilanjutkan”. Disisi lain Bupati Belitung Timur Basuri Tjahaja Purnama memberikan tanggapan yang juga tidak kalah apresiatif “ekspor perdana ini merupakan momen yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belitung Timur, serta merupakan titik tolak yang tepat untuk mengalihkan sektor usaha masyarakat dari pertambangan timah menuju sektor yang lebih produktif, seperti perikanan budidaya, khususnya ikan hias” timpal beliau.

Ketua Tim Diseminasi Teknologi Budidaya Ikan Hias Botia, Drs. Agus Priyadi menjelaskan bahwa kegiatan yang diinisiasi pada tahun 2013, berhasil mendapatkan buahnya pada tahun 2015, setelah sebelumnya dilakukan beberapa tahap pengembangan teknologi, termasuk didalamnya adalah alih teknologi budidaya ikan botia serta peningkatan SDM Dinas Kelautan dan Perikanan Belitung Timur. Kegiatan kerjasama ini merupakan bagian dari sinergisitas Balai Litbang Ikan Hias Depok dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Belitung Timur, terutama dalam menggali potensi ikan hias air tawar, ikan hias air laut serta karang hias di Belitung Timur. Dalam rangka mendukung pasar dari komoditas tersebut, tim menggandeng eksportir swasta. Sehingga teknologi yang telah dikembangkan dan diserap oleh masyarakat dapat bermuara pada eskpor.

Sebagai pintu pemasaran ke luar negeri, CV Cahaya Baru yang biasa mengekspor ikan botia ini ke negara-negara di Eropa seperti Inggris, Prancis, kemudian Amerika Serikat, bahkan hingga ke salah satu negara diujung benua Afrika, yaitu Afrika Selatan digandeng sebagai partner kerjasama. Dengan hasil yang telah dicapai, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Timur, Ferizal, S.IP, berharap dapat mengembangkan ikan lokal ekonomis penting lainnya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat serta pemanfaatan sumber daya alam lestari sesuai visi Kabupaten Belitung Timur, “Belitung Timur Sejahtera Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) Yang Tangguh Dan Profesional Dengan Pemberdayaan Sumber Daya Alam (SDA) Yang Berwawasan Lingkungan”. Adapun untuk pengembangan ikan hias botia sendiri Ferizal, S.IP menambahkan akan melakukan transfer teknologi ke Unit Pembenihan Rakyat (UPR) serta membuat plasma di tingkat masyarakat.

Selain acara ekspor perdana dan kontes cupang hias, terdapat penandatangan nota kesepahaman kerjasama antara Dinas Kelautan dan Perikanan Kab.Belitung Timur dengan CV Cahaya Baru dan juga dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BP3) Belawan Medan, Lomba Memasak Serba Ikan tingkat Provinsi Bangka Belitung dan program GEMARIKAN yang diikuti oleh tim penggerak PKK sekabupaten/kota Bangka Belitung, hasil kerjasama antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung dengan Dirjen P2HP Kementerian Kelautan dan Perikana serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Belitung Timur.

Tamu dan undangan lainnya yang hadir dalam ekspor perdana ikan hias botia meliputi Direktur Pemasaran Luar Negeri Dirjen P2HP Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (FORIKAN INDONESIA), Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BP3) Belawan Medan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ketua DPRD Tk.2 Kab. Belitung Timur, Kepala Bidang Pelayanan Teknis Pusat Penelitian dan Perikanan Budidaya beserta staf, Kepala Seksi Pelayanan Teknis Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias Depok, perwakilan CV Cahaya Baru, perwakilan Direktorat Pemasaran Produk Non-konsumsi Dirjen P2HP KKP,  Wartawan, pembudidaya, pengusaha, serta stakeholder ikan hias lainnya.

 

Kontak untuk wawancara

  • Ir.Artati Widarti, MA, Direktur Pemasaran Luar Negeri Dirjen P2HP Kementerian Kelautan dan Perikanan
  • Kusdiarti, M.Si Kepala Bidang Pelayanan Teknis Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya (Telepon : 08128342342)
  • Ferizal S.IP Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Timur (Telepon : 081279567795)
  • Drs. Agus Priyadi, Ketua tim diseminasi Ikan Hias Botia Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan hias (Telepon : 081382192728)

Leave a Reply