Project Inception Workshop “Expanding spiny lobster farming in Indonesia- ACIAR project FIS/2014/054

Kegiatan Inception Workshop “Expanding spiny lobster farming in Indonesia” dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 12-13 Oktober 2015 di Hotel Santika Lombok. Kegiatan dihadiri oleh pihak ACIAR (Clive Jones, Simon Irvin, Liz Peterson, Amy Diedrich, Nick Ruello), Balitbang KP/Puslitbang Perikanan (Prof Ketut Sugama, tim peneliti BBPPBL Gondol, peneliti Jatiluhur, dan bagian kerjasama Puslitbangkan), DJPB (Bagian prog. DJPB, tim BBAP Aceh, BBL Lombok), dan Institut Pertanian Bogor. Pada hari pertama dilakukan workshop untuk mendiskusikan rencana kegiatan. Pada hari kedua dilakukan kegiatan field trip.
Pembukaan disampaikan oleh Kepala Dinas KP Lombok. Beberapa hal yang disampaikan oleh Beliau antara lain: NTB merupakan penghasil benih lobster terbesar di Indonesia. Namun sejak berlakunya permen KP yang melarang penangkapan benih lobster, banyak nelayan yang terpukul. Hal ini sangat disayangkan karena tidak ada informasi resmi bahwa penangkapan benih dengan alat yang ada saat ini dapat mengancam keberlangsungan hidup lobster di alam. Akibatnya banyak nelayan yang protes karena kehilangan mata pencaharian. Sampai saat ini belum ada solusinya. Diharapkan dari hasil pertemuan ini ada solusi bagi para nelayan, eksportir, pembudidaya lobster dengan tetap menjadi kelestarian lobster di alam.
Penyampaian program dan agenda kerjasama ACIAR pada program “Expanding spiny lobster farming in Indonesia” (ACIAR FIS/2014/059) oleh penanggung jawab kegiatan Dr. Clive Jones. Beberapa hal yang disampaikan antara lain:
• Tujuan diselenggarakannya workshop: memastikan adanya kesamaan pandangan terhadap tujuan proyek kegiatan dan struktur kegiatan; membuat outline proposal penelitian dan membuat rencana awal penelitian
• Latar belakang dilakukan proyek kerjasama ini adalah sebelumnya pada tahun 2008 ACIAR bekerjasa dengan Direktorat jenderal perikanan Budidaya telah berhasil mengembangkan budidaya lobster. Keberhasilan yang diperoleh dari project tersebut antara lain: ditemukan dan dikembangkannya sumberdaya benih lobster, dan usaha pembesaran lobster skala kecil mulai tumbuh. Namun proyek ini tidak sepenuhnya berhasil karena sebagian besar nelayan/pembudidaya lebih memilih untuk menangkap benih lobster dengan alasan lebih mudah atau lebih cepat untuk mendapat keuntungan dan resikonya lebih rendah. Dengan berdasarkan di atas maka beberapa isu kunci yang akan menjadi fokus pada proyek ini adalah tingkat kematian yang tinggi pada benih lobster hasil tangkapan, masih rendahnya minat pembudidaya pada usaha pembesaran lobster, dan rendahnya pengetahuan dan keterampilan pembudidaya.
• Tujuan dari ACIAR project:
1. Mengembangkan dan memperluas sektor penangkapan benih lobster secara bestari di Indonesia
2. Mengembangkan teknologi produksi pembesaran lobster yang optimal
3. Pengembangan kapasitas penelitian budidaya lobster
4. Mengevaluasi dampak sosial ekonomi dan memaksimalkan keuntungan dari aktivitas proyek

Kegiatan yang akan dilakukan pada proyek ACIAR disampaikan oleh masing-masing mitra kerjasama, antara lain: IMRAD Gondol, MADC Lombok, BBAP Ujung Batee Aceh, IPB, dan DGA. Kegiatan field trip dilakukan ke daerah Bumbang untuk melihat lokasi penangkapan benih lobster. Wawancara dilakukan dengan para penangkap benih lobster di lokasi tersebut. Beberapa hal yang disampaikan oleh para penangkap benih lobster adalah bahwa mereka saat ini sudah tidak lagi melakukan penangkapan benih lobster karena tidak ada lagi yang berani membeli sejak berlakunya Permen KP tahun 2015 tentang pelarangan penangkapan lobster. Mereka menyatakan akibat dari berlakunya peraturan tersebut banyak nelayan yang mengalami kesulitan ekonomi dan meningkatnya angka kriminalitas. Mereka berharap peraturan ini dapat ditinjau kembali dan ada solusi untuk para penangkap benih lobster yang kehilangan penghasilannya.

Aciar1 Aciar2

Diskusi dan peserta project inception workshop
“expanding spiny lobster farming in Indonesia”

aciar3 aciar4

Lokasi penangkapan benih lobster di pantai Bumbang Lombok Tengah dan
tim gabungan peneliti proyek ACIAR beserta nelayan/pengumpul benih lobster

Sumber : Puslitbang Perikanan, BalitbangKP – KKP

Leave a Reply