Category Archives: Inovasi Perikanan Budidaya

TEKNOLOGI PRODUKSI MAGOT MENJAWAB TANTANGAN KELANGKAAN PAKAN IKAN DAN TERNAK

Video Magot

REIKKA 2016

REIKKA (Rekreasi, Edukasi, Informasi, Komunikasi, Konservasi dan Atraksi) adalah even nasional tahunan Balitbangdias untuk mempercepat penyebaran hasil litbang ikan hias ke masyarakat luas. REIKKA telah diselenggarakan 2 tahun terakhir. Tema REIKKA 2014 adalah : “Kenali, Sayangi, Selamatkan & Lestarikan Ikan Pelangi Papua”. Tema REIKKA 2015 adalah : “Sinergitas Pemangku kepentingan Ikan Hias untuk Mendukung Perikanan

Pra Penilaian Jenis Ikan Baru

Teknologi perbenihan ikan jurunghasil Kerjasama BPPBAT, Bogor dengan Dinas Perikanan Aceh Tengggara

  Bogor, 27 Agustus 2016 BPPBAT bekejasama dengan Dinas Perikanan Aceh Tengggara melaksanakan sosialisasi dan pendampingan oleh Tim peneliti melalui teknologi perbenihan ikan jurung (Tor douronensis) dan ikan lokal lainnya yg merupakan ikan nativ dari perairan sungai alas kawasan konservasi Leuser. Kerjasama ini merupakan tahun ke 2 dengan hasil penguasaan teknologi oleh staf dinas. Kondisi

Forum Mitra Pengguna Teknologi Perikanan 2016

Jakarta, 22 Agustus 2016. Forum mitra pengguna teknologi perikanan diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengambangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kegiatan ini diselenggarakan hasil kerja sama dengan JOB Tomori, SKK Migas. Tujuan dari forum ini adalah sebagai sarana komunikasi,sharing informasi dan teknologi antara KKP dan Kontraktor Kontrak Kerja

FITA 2016

  Surabaya, 25 April 2016.  Pembukaan pelaksanaan Forum Inovasi Teknologi Akuakultur yang ke delapan dilakukan oleh Zulficar Mochtar, selaku Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan. Kegiatan dilakukan di Hotel Harris, Gubeng Surabaya Jawa Timur. Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama (KB) dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo dan Universitas Danayu Ikhsanuddin, Kota

Pers Release : Ikan Tapah (Wallago leeri) dan Lelan sudah bisa di kembangbiakan secara buatan

Riau 10 November 2015, Pemerintah Provinsi Riau Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan terus mendorong UPTD untuk mengembangkan tiga jenis ikan lokal yang sulit ditemukan atau hampir langka di perairan Riau. Kepala dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau , Ibu Tien Mastina, M.Si. pada hari Jumat tgl 28 Agustus 2015 telah mengesahkan perjanjian kerjasama penelitian antara

Penandatanganan kerjasama Puslitbang Perikanan dengan IRD Perancis

Bogor, 16 Okt 2015. Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar (BPPBAT) menjadi tempat pelaksanaan tanda tangan kerjasama antara Puslitbang Perikanan dengan IRD Perancis tahun 2015. Penandatanganan tersebut merupakan bentuk kerjasama dalam rangka “Research Cooperation for Fish Pathology and Epidemiology”. Kerjasama ini berlangsung selama 3 bulan sampai dengan 31 Desember 2015.

Project Inception Workshop “Expanding spiny lobster farming in Indonesia- ACIAR project FIS/2014/054

Kegiatan Inception Workshop “Expanding spiny lobster farming in Indonesia” dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 12-13 Oktober 2015 di Hotel Santika Lombok. Kegiatan dihadiri oleh pihak ACIAR (Clive Jones, Simon Irvin, Liz Peterson, Amy Diedrich, Nick Ruello), Balitbang KP/Puslitbang Perikanan (Prof Ketut Sugama, tim peneliti BBPPBL Gondol, peneliti Jatiluhur, dan bagian kerjasama Puslitbangkan), DJPB

PENINGKATAN PENDAPATAN MELALUI TEKNOLOGI YUMINA BUMINA SISTEM PASANG SURUT KAB. PACITAN

Budidaya ikan secara intensif terbukti dapat meningkatkan produksi sangat signifikan, namun dampak negatif dari budidaya secara intensif adalah limbah yang dihasilkan seperti feses, urin dan sisa pakan juga meningkat. Hal tersebut dapat membahayakan organisme akuatik karena bersifat toksik. Solusi agar perikanan budidaya air tawar berkelanjutan, maka Balai Penelitian dan Perikanan Budidaya Air Tawar Bogor (BPPBAT)