Pusat Riset Perikanan

PUSAT RISET PERIKANAN
 
Tahun 2002 merupakan titik awal dari perkembangan riset di bidang perikanan budidaya, sejalan dengan adanya pemekaran Puslitbang Eksplorasi Laut dan Perikanan (Puslitbang ELP) menjadi tiga pusat riset yaitu Pusat Riset Perikanan Tangkap (PRPT), Pusat Riset Perikanan Budidaya (PRPB).
Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (PRPPSE). Dalam perjalanannya maka pada tahun 2004 PRPPSE dipecah menjadi Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Balai Besar Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.

Konsekuensi logis yang dialami dari pemekaran tersebut salah satunya adalah kegiatan diseminasi hasil riset yang salah satunya dilakukan melalui penerbitan publikasi hasil riset, pelayanan perpustakaan, dan kegiatan yang terkait dengan pelaksanaan kerja sama penelitian. Pelayanan riset khususnya yang terkait dengan pelayanan informasi, dokumentasi, dan pelaksanaan kerja sama riset dilakukan pengelompokan-pengelompokan.

Riset yang terkait dengan perikanan tangkap diserahterimakan langsung ke PRPT dan riset yang berkaitan dengan pascapanen perikanan diserahkan ke PRPPSE, sementara riset budidaya perikanan dikelola oleh PRPB. Berdasarkan aset, maka PRPB masih menempati kantor eks. Puslitbang ELP, begitu pula SDM dan fasilitas yang dimiliki sebagian besar adalah sumber daya dan fasilitas dari eks Puslitbang ELP. Oleh karena itu, para pimpinan ketiga pusat riset tersebut untuk sementara (tahun 2002) mempercayakan pengelolaan publikasi dan kerja sama riset agar dapat dimotori oleh PRPB, kemudian sejak tahun 2004 kegiatan diseminasi hasil riset diserahkan dan dikelola oleh masing-masing instansi.

Pada Tahun 2010 Pusat Riset Perikanan Budidaya mengalami perubahan Nama Menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya dan berkantor di Jalan Ragunan No. 20 Pasar Minggu Jakarta Selatan. Dengan adanya kebijakan baru untuk peningkatan kinerja pada tahun 2016 Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya bergabung dengan p4KSI dan  berubah menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan. Pada tahun 2017 Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan KP bergabung dengan Badan Pengembangan SDM KP berubah menjadi Bada Riset dan Sumber Daya Manusia KP. Dengan adanya penggabungan tersebut Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan berubah juga menjadi Pusat Riset Perikanan (Pusriskan)

 
Organisasi
Susunan organisasi Pusat Riset Perikanan  ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kelautan dan perikanan nomor NOMOR 6/PERMEN-KP/2017  tertanggal 3 Februari 2017  Pusat Riset Perikanan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis, rencana, program, pelaksanaan, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan.

Kantor Pusat Pusat Riset Perikanan  adalah unsur koordinasi dan pelaksana teknis di bidang  riset strategis perikanan.

Video Profil Puslitbangkan (Sebelum menjadi Pusat Riset Perikanan)

Kepala Pusat : Dr. Ir.TONI RUCHIMAT,M.Sc

Leave a Reply