Tag Archives: pengembangan-perikanan

PERS RELEASE : Blue Economy, Upaya Optimalisasi Sumberdaya KP

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)  tetap konsisten untuk mengembangkan program dan kebijakan industrialisasi kelautan dan perikanan yang berbasis Blue Economy. Program ini sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan yang berwawasan lingkungan dengan memberi nilai tambah untuk peningkatan daya saing produk perikanan Indonesia, bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Demikian ditegaskan Menteri Kelautan dan Perikanan  RI, Sharif

Kep. Menteri Kelautan dan Perikanan No 34 Tahun 2014

Menteri Kelautan dan Perikanan telah membuat keputusan terkait dengan penemuan Vaksin oleh Peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar, Bogor. Ada 2 Keputusan yang ditetapkan di tahun 2014 ini, yaitu Kepmen. KP No 34 &nbsp~tentang Penemuan Vaksin Sreptovac dan Kepmen. KP No. 35 tentang Penemuan Vaksin Hydrovac.   –>&gt~ Detail dari Kepmen dapat

SIARAN PERS : KKP Hasilkan Strain Baru Lele Unggul

Siaran Pers No. 76/PDSI/HM.310/VII/2014   KKP Hasilkan Strain Baru Lele Unggul     Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengembangkan strain baru ikan unggul. Untuk perbaikan mutu genetis, KKP melalui Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi kembali menghasilkan lele unggul. Lele generasi ketiga ini atau G3, pertumbuhan bobotnya bisa meningkat hingga 40,32% dibandingkan jenis lele

PERS RELEASE: Panen Total Udang Vaname

PERS RELEASE PANEN TOTAL UDANG VANAME KEGIATAN PENELITIAN BUDIDAYA UDANG VANAME PADA TAMBAK SUPER INTENSIF Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau (BPPBAP) merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan di bidang penelitian dan pengembangan perikanan budidaya air payau, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan

Press Release : Ekspor Perdana Ikan Hias Botia

Musi Banyuasin, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin, H. Pahri Azhari, ST, resmikan ekspor perdana ikan hias Botia (Chromobotia macracanthus), Jumat, 20 Juni 2014. Upaya ini menandai kesuksesan pengembangan teknologi budidaya ikan hias Botia yang telah dilakukan dibawah kerjasama Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias (BPPBIH) Depok dengan Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Badan

INFO MEDIA PENGGUNAAN APLIKASI BAKTERI PENANGKAL PENYAKIT UDANG

Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau, Maros telah mengembangkan Aplikasi Bakteri Probiotik “Riset Institute for Coastal Aquaculture (RICA)”. Aplikasi ini mampu mengurangi kandungan total ammonium nitrogen (TAN) serta menekan jumlah Bakteri Vibrio dalam air Tambak. Hasil peneletian ini membuat Kepala Balai  Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau, Dr.Ir.ANDI PARENRENGI,M.Sc yakin dan optimis jika aplikasi ini diterapkan

PELANTIKAN KEPALA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Pelantikan pejabat di lingkungan KKP merupakan bagian dari penyegaran organisasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan.&nbsp~ Pelantikan merupakan hal yang wajar dan harus dilakukan sebagai bagian dinamisasi yang diharapkan dapat menimbulkan suasana baru yang bisa memacu semangat kerja, Pada tanggal 3 Juni Menteri Kelautan dan Perikanan telah melantik Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik, DR. Ir.

Liputan media tentang BPPBAP Maros

Kegiatan BPPBAP Maros telah melakukan beberapa upaya dalam memperkenalkan Teknologi hasil penelitian dan pengembangan dalam Budidaya Udang, hal ini tercermin dengan dilakukannya beberapa kegiatan liputan media yang mengangkat Budidaya udang. Liputan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menambah wawasan masyarakat dalam budidaya Udang. Adapun Liputan media yang telah dilakukan antara lain; 1. Pusat Induk WIndu di

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR   Indonesia dikenal memiliki keanekaragaman sumberdaya ikan (mega diversity) baik laut maupun tawar. Dalam bidang budidaya umumnya orang lebih mengenal budidaya seperti ikan mas, nila, lele, gurami dan patin. Padahal ikan-ikan lokal yang mempunyai nilai ekonomis masih sangat banyak dan berpotensi untuk dikembangkan budidayanya. Banyak jenis ikan-ikan lokal yang

PENYUSUNAN ROADMAP KAJIAN DAMPAK PEMANASAN GLOBAL TERHADAP PERIKANAN BUDIDAYA

Pemanasan global secara umum telah mempengaruhi potensi kelautan dan perikanan yang meliputi sumberdaya perairan, perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Sehubungan dengan dampaknya terhadap perikanan budidaya belum tersedia data secara kuantitatif yang menunjukkan dampaknya terhadap perikanan budidaya di Indonesia. Namun demikian beberapa kejadian alam dapat dikaitkan dengan adanya dampak perubahan iklim, diantaranya pergeseran pola musim tanam